Terburu-buru bukanlah sifatku. Namun terkadang aku mengambil keputusan yang terlalu terburu-buru yang bahkan hatiku sendiri ragu oleh keputusan yang telah kubuat. Setahun lalu, seseorang pernah menasihatiku, "Kamu harus tegas sama dirimu sendiri, jika kamu ingin, maka bilang 'ya', jika tidak, maka kamu jangan memaksa untuk berkata 'ya'.". Kata-kata itu terasa seperti sebuah tamparan keras bagiku. Bagaimana orang lain bisa mengetahui kelemahanku daripada aku sendiri? Setelah itu aku berterima kasih padanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar