Kamis, 25 Oktober 2012

Ordinary Day

Selamat Idul Adha! Semoga amal kita diterima oleh Allah SWT.
Hari ini aku berdiam diri saja dirumah. Aku takut diluar sedang banyak hewan kurban dipotong. Aku tidak tega melihatnya. Semalam aku pergi ke warung. Tapi karena sepi, akhirnya aku hanya berdiam diri saja diluar sambil main game. Dingin sekali disana, sampai-sampai aku masuk angin. Beberapa minggu terakhir badanku memang sedikit rewel. Mungkin ini karena tugas-tugas kuliah yang menggila. Tidak kaget sih, kata kakak tingkat, memang semester 5 itu isinya cuma tugas dan tugas dan tugas. Selain itu, jadwal kuliahku berantakan. Ada yang full dari pagi sampai malem. Ada yg dari pagi terus kosong, lanjut lagi sore sampai malem. Aku belum bisa mengatur waktu, jadinya sedikit keteteran juga. Berhubung aku tidak membawa kendaraan, tiap pulang malem aku selalu menunggu jemputan di depan mall sendirian. Iya kalau cuma menunggu 5 menit, kadang malah sampai satu jam. Ngenes. Ditambah lagi, bulan ini aku dapat jackpot dua kali. Jackpot? Apa? Maksudnya penyakit bulanan cewek. 2 minggu lalu sama minggu ini. Tingkat sensitivitasku naik seratus kali lipat. Penyakit typus juga sempat kambuh. Maka dari itu aku selalu uring-uringan. Ada yang melenceng sedikiiiiitt saja dari keinginanku, emosiku langsung meledak. Keadaan dirumah juga tidak bisa membuatku lebih baik. Tiap kali bangun pagi dan balik pulang, aku selalu disambut teriakan kedua orangtua. Mungkin mereka juga capek. Kalau sudah begini aku cuma akan mengurung diri dikamar.

Sekarang aku sudah mulai bisa mengontrol emosiku. Ini karena tugasku mulai berkurang, selain itu, aku dapat tambahan libur satu minggu. Aku senang sekali, bisa istirahat seperti ini. Sebenarnya, aku sedih juga, dan aku juga bingung kenapa aku bisa benar-benar tidak dapat mengendalikannya. Ternyata terlalu sering mengeluarkan emosi itu capek. Lebih kasihan lagi adalah orang-orang disekitarku, mereka selalu kena getahnya, tidak terkecuali kedua orangtua dan adikku. Namun, tetap saja ada hikmah yang bisa aku dapatkan. Apalagi, tiap kali bertemu teman-teman, pipi chubbyku dibilang agak kempes. Haha, berarti aku tidak perlu repot-repot diet, kan?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar